Cinta Romantis

Indahnya asmara dalam naungan agama, psikologi, filsafat, seni, dll.

Asmara dalam Dakwah 20 Juli 2008

Diarsipkan di bawah: Tidak terkategori — M Shodiq Mustika @ 11:05
Tags: , , ,

Sebelum menikah dengan Abu Thalhah, Ummu Sulaim adalah seorang janda muda yang mempesona. Tak sedikit pria yang jatuh hati kepadanya dan ingin menjadi suaminya. Seorang di antara mereka ialah Abu Thalhah, pria yang gagah, berbudi luhur, dermawan, dan kaya-raya. Bahkan, ia orang terkaya di Madinah pada waktu itu.

Dengan kekayaannya, Abu Thalhah mampu menawarkan maskawin yang lumayan besar. Namun, Ummu Sulaim menolak. Abu Thalhah penasaran. Ditawarkannya maskawin yang lebih besar. Tapi masih ditolak. Ditawarkannya lagi maskawin yang jauh lebih besar, tapi lagi-lagi ditolak.

Abu Thalhah kian penasaran. (lagi…)

 

Cemburu dapat meningkatkan keakraban hubungan 14 Juli 2008

Diarsipkan di bawah: Tidak terkategori — M Shodiq Mustika @ 7:58
Tags: , , ,

Sebenarnya, cemburu tak selalu negatif. Cemburu justru dapat meningkatkan keakraban hubungan. Cemburu juga akan meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritual diri yang mampu membuat cinta semakin kuat. Tentu saja, jika tidak dikelola dengan baik, tetapi malah sering muncul dan irasional, cemburu itu menjadi jelek dan bisa berdampak buruk pada kelanjutan hubungan dan juga pada diri sendiri. Nah, bagaimana kiat-kiat menata diri supaya rasa cemburu itu menjadi “air yang menyuburkan dan menyegarkan”, sehingga meningkatkan kecantikan batiniah dan kualitas cinta Anda?

(lagi…)

 

Bukan Nikmat Sejati 7 Juli 2008

Kenikmatan aktivitas seks, walau di luar nikah, agaknya telah memabukkan banyak orang. Konon, ada seorang oknum kapolsek yang tertangkap basah Berhubungan Intim Dengan Istri Anak Buahnya Sendiri. Konon pula, ada seorang artis yang bertelanjang dada di kover majalah luar negeri. Ah, tapi “pameran” ini “belum seberapa”.

Kalau diantara orang yang sudah menikah itu terjerumus dalam perselingkuhan, diam-diam tanpa sepengetahuan suami/istri masing-masing, maka kaum remaja yang pacaran (secara non-islami) lain lagi. Disamping diam-diam tanpa sepengetahuan orangtua dan guru, mereka (yang non-islami itu) bahkan terang-terangan memamerkan kemesraan di luar rumah. Mereka (dan kita?) seakan tak kenal malu, padahal memalukan.

Rupanya, minat kita terhadap “kenikmatan seksual” begitu besar. Begitu besarnya perhatian kita terhadap “kenikmatan seks” itu, sampai-sampai ada pula buku Kamasutra Arab. Kalau perhatian kita dimaksudkan untuk berjaga-jaga sih bagus. Tapi kalau untuk mengumbar syahwat? Alamaaak….

(lagi…)

 

Dzikir untuk Atasi Masalah Selingkuh 11 Juni 2008

Diarsipkan di bawah: Tidak terkategori — M Shodiq Mustika @ 1:02

Berikut ini adalah kutipan naskah buku M Shodiq Mustika, Dzikir Cinta Islami, Bab 7, “Atasi Masalah Selingkuh”. Isinya: cara dzikir [1] supaya tidak selingkuh, [2] supaya suami atau kekasih anda tidak selingkuh, [3] supaya tiada lagi perselingkuhan.

7

Atasi Masalah Selingkuh

Hikayat Zulaikha-Yusuf

“Muda belia, gagah, dan tampan tiada duanya. Vaness Wu dan Ade Rai pun bukan bandingannya. …” Pariwara persuasif ini berkibar-kibar di atas gapura alun-alun. Dipajang di situ oleh Rahwana, sang pedagang budak.

Syahdan, tersedotlah tokoh-tokoh dunia komik ke tengah alun-alun. Paman Gober datang menawar. Yusuf, si budak ganteng, hendak dibarter dengan selembar kain kafan. “Pernah berusaha memiliki Mr. Universe merupakan kehormatan besar bagiku,” pikirnya.

“Satu juta Yen!” teriak Sin-chan di atas panggung sambil goyang ngebor, ngecor, ngekor. Tetapi pelelangan belum usai.

“Kutukar Yusuf dengan chip mikro-prosesor tercanggih seberat bobot dia!” sembur Richie Rich.

“Tidak!” tukas si cantik Zulaikha, istri Aziz. Yusuf adalah segalanya bagiku, batin wanita ini. “Kubayar dengan kilang-kilang minyak Sumatera, hutan-hutan kayu Kalimantan, dan gunung-gunung emas Papua,” ujarnya.

Kali ini, tawaran tak tertandingi. Maka, Yusuf diboyong ke istananya yang megah. Mirip aquarium.

Di aquarium sekokoh piramid itu, si Kucing Jelita membuka mata. Ia pun memasang umpan pada mata kail, pancing, jaring, pukat, dan segala macam jerat.

Namun, si Ikan Rupawan mengenali mana vaksin, mana virus. Dengan gesit, ia terus berenang di sela-sela perangkap.

Zulaikha tak kurang akal. Ia jebloskan Yusuf ke dalam kamar kostku.

Haaahhh? Kamar kostku? Mimpi ‘kali….

–Aisha Chuang,

Nikmatnya Asmara Islami

(lagi…)

 

Dzikir untuk Atasi Masalah Pertikaian 11 Juni 2008

Diarsipkan di bawah: Tidak terkategori — M Shodiq Mustika @ 12:59

Berikut ini adalah kutipan naskah buku M Shodiq Mustika, Dzikir Cinta Islami, Bab 12, “Atasi Masalah Pertikaian”. Isinya: cara dzikir [1] supaya saling maaf, [2] supaya tidak enggan berdamai, [3] supaya manis/romantis kembali.

12

Atasi Masalah Pertikaian

Assalamu alaikum Ustadz

Ada seorang wanita yang sangat saya cintai, begitupun ia juga mengharapkan saya. Tapi ada beberapa hal yang selama ini mengganjal perasaan kami, saya khususnya.

Ustadz, saya sangat sayang sama dia. Saya sudah ngomong ke orangtuanya, saya bingung. Saat ini saya masih kuliah semester akhir. Saya ingin segera menikahi dia.

Selama ini, kalau kami bertemu selalu bertengkar. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi. Selama ini kami selalu bertengkar masalah pihak ketiga, banyak sekali orang yang suka sama dia. Ia suka melayani. Apa yang harus saya lakukan?

Makasih ustad.

Wasssalam,

Rizki Setiawan

Wa ‘alaykum salam, Rizki Setiawan.

Saat hendak mengetik jawaban ini, istri saya sedang duduk di dekat saya. Saya tanyai dia, “Dalam pengamatanmu terhadap kebanyakan orang, mana yang lebih sering terjadi: konflik sebelum ataukah sesudah nikah?” (lagi…)

 

Dzikir untuk Atasi Masalah Rumah-Tangga 11 Juni 2008

Diarsipkan di bawah: Tidak terkategori — M Shodiq Mustika @ 12:54

Berikut ini adalah kutipan naskah buku M Shodiq Mustika, Dzikir Cinta Islami, Bab 20, “Atasi Masalah Rumah-Tangga”. Isinya: cara dzikir [1] supaya suami bertanggung jawab, [2] supaya nafkah lahir-batin memuaskan, [3] supaya tidak kewalahan mengurusi rumah-tangga.

20

Atasi Masalah Rumah-Tangga

Saya ibu rumah tangga biasa dengan 3 anak. Sudah menikah 15 tahun dan sampai sekarang belum mendapat pekerjaan, meski lulusan sarjana pendidikan. Beda umur kami besar (suami 50 tahun, saya 35 tahun). Dulu saya memilih dia dengan harapan dapat hidup damai, sekarang saya rasakan seperti dalam neraka. Ada beberapa persoalan pokok yang saya hadapi.

  • 1. Ketat. Dia hanya memberikan separo dari gajinya pada saya. (Dia dosen golongan IIID). Jika memberikan, sudah dengan rincian tetek bengek, yang hanya pas untuk makan dan keperluan anak. Kalau ada keperluan lain, saya harus mengemis. Status saya seperti PRT saja.
  • 2. Ketidakpercayaan suami. Selalu dimulai dengan keuangan. Kalau ada yang harus dibeli di luar rencana, harus dicatat, misalnya ember pecah.
  • 3. Hubungan pasutri. Sebab jiwa saya tertekan, otomatis saya jadi malas dalam urusan ranjang. Kalau sudah begitu, voltasenya naik tinggi; ia jadi cepat tersinggung, lalu marah-marah.

Yang saya takutkan, saya jadi kurang cinta padanya, sebab banyaknya pertengkaran. Kekurangan biaya sehari-hari, selalu menjadi biang pertengkaran. Tolong jawab surat saya ini sebab banyak teman-teman saya menghadapi soal sama.

–Ny. D di Jabar

Nyonya D di Jabar, dengan senang hati saya jawab persoalan Anda, yang saya kaitkan dengan topik dzikir. (lagi…)

 

Dzikir untuk Atasi Derita di Jalan Cinta 11 Juni 2008

Diarsipkan di bawah: Tidak terkategori — M Shodiq Mustika @ 12:42

Berikut ini adalah kutipan naskah buku M Shodiq Mustika, Dzikir Cinta Islami, Bab 3, “Atasi Derita di Jalan Cinta”. Isinya: cara dzikir [1] supaya tangguh hadapi masalah berat, [2] supaya tabah hadapi musibah, [3] supaya penyesalan tidak sia-sia, [4] supaya selamat dari penderitaan, [5] supaya tidak menderita lagi.

3

Atasi Derita di Jalan Cinta

Assalamu ‘alaikum ustadz Shodiq Mustika.

Saya sedang menghadapi masalah percintaan dimana dalam kasus ini saya yang bersalah. Kami sudah pacaran selama 7 tahun, dan saya sering menyakiti hatinya dengan wanita lain. Sekarang pada saat dia sudah tidak tahan dan ingin menyendiri, saya merasa sangat kehilangan. Padahal, sebentar lagi kami masuk dalam tahap lebih serius, yaitu menikah. Lalu sekarang ini saya hanya bisa berdoa dan meminta pada Allah supaya saya diberi kekuatan untuk bisa berubah jadi lebih baik (baik dari segi duniawi dan akherat) dan dapat sesuai dengan keinginannya.

[1] Apakah penyesalan saya ini terlambat?

[2] Apakah Allah akan memberi kesempatan pada saya untuk mendekatkan dia pada saya?

[3] Saya sudah berusaha untuk pasrah, tapi apakah saya salah kalau saya diberikan kesempatan yang terakhir?

[4] Kira-kira dzikir apa yang mampu membuat saya lebih tenang lagi?

Terima kasih. Wassalam.

Masyhar

(lagi…)