Belum ingin nikah, perlukah taaruf?

Bapak M Musodiq Mustika YAng saya Hormati sebelumnya saya minta maaf karena saya pembaca yang baru !

setelah sering saya membaca artikle yang bapak tulis saya jadi tertarik untuk konsultasi masalah saya

saya sekarang baru menginjak usia 21 dan hendak menginjak 22 saya dudah di perkenalkan dengan seorang wanita pilihan orang tua saya yang tak lain adalah rekan ayah semasa SMA beliau hendak mengenalkan Putrinya kepada saya dan saya kaget dengan adanya tawaran seperti itu karena entah kenapa saya masih merasa kalo saya itu masih jauh untuk menginjak hal-hal yang lebih serius.

kalo boleh jujur Pacaran saja saya ga pernah yah paling juga baru 1 kali dan itu juga ga berlangsung lama karena sangat singkat dan itu juga waktu SMA, menurut Bapak usia Normal untuk menikah pada seorang laki-laki itu di usia ke berapa Pa. dan saya masih dalam tahapan mengenal dia dan menurut syariat Agama sih dia Bagus gadis yang solehah tapi saya masih merasa jauh dengan ke adaan saya, saya yang masih suka main, nongkrong2 sama temen, terus gaul di Internet apa pantas dengan gadis yang taat kepada Agama, dan memang dalam hati kecil saya ingin sekali mendapat gadis yang solehah tapi saya masih suka merasa Minder dengan keadaan saya yang frofesinya sebagai Operator Di sebuah Warnet swasta.

dan saya mohon bantuan bapak saya harus gimana? apa saya haru Ta’aruf dulu dan pengalaman di Ilmu Agama saya Agak Kurang Gimana menurut pandangan Bapak,
dan 1 lagi nih pa gimana caranya mendapatkan Buku-buku Bapak apa ada di Toko-toko buku sedangkan daerah saya jauh dari toko-toko buku besar dan saya tinggal di daerah Kuningan Jawa Barat..

sekian surhatan saya dan mohon kiranya bapak memberikan bimbingan nya kepada saya selaku manusia yang haus akan ilmu Agama dan mohon di maafkan jika ada kata-kata yang tak berkenan di hati Bapak Terimakasih setitik ilmu dan Doa sangat saya Harapkan……

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Baca lebih lanjut

Ayat-Ayat Mesra (buku pertama panduan pacaran islami)

Alhamdulillah. Telah terbit buku pertama yang berisi panduan pacaran islami. Sebelum ini, belum pernah ada buku yang menguraikan dengan rinci bagaimana melakukan pacaran secara islami. Buku-buku terkait sebelumnya barulah sebatas mengungkapkan ada-tidaknya pacaran dalam Islam.

Baca lebih lanjut

Kisah Nyata Pencarian Cinta Sejati

Entah mengapa, aku semakin terpesona atas penghormatanmu padaku. Selama satu jam kita terperangkap dalam hutan, kauhormati aku dengan sama sekali tak pernah menyentuhku. Kalbuku berkata, “Tuhan, Kauperlihatkan padaku keindahan laku salah seorang penerus Yusuf. Diakah salah seorang kekasih-Mu yang Kaupertemukan denganku?”

Setelah hari itu, hari-hari terindah aku jalani. Mencintaimu, dicintaimu, bersamamu. Membuatku mengerti tentang cinta yang begitu tulus. Membuatku belajar bagaimana mendapatkan cinta-Nya.

Demikianlah dua potong alinea yang indah dalam salah satu dari 15 kisah nyata percintaan sejumlah muslim yang terhimpun dalam buku ini. Baca lebih lanjut

Satu-satunya buku zikir untuk solusi masalah cinta

Cara zikir untuk atasi segala masalah CintaSampai saat ini, sepanjang pengetahuan kami, inilah satu-satunya buku yang berisi pedoman doa & zikir untuk mengatasi segala masalah cinta. Cakupannya meliputi cinta dalam arti luas seperti cinta antara orangtua dan anak maupun cinta dalam arti sempit, yakni asmara antarlawan jenis, baik pranikah maupun antara suami-istri. Sebelum ini, belum ada satu pun buku (atau bahkan artikel) karya orang lain yang mengemukakannya.

Baca lebih lanjut

Buku Taaruf yang best-seller

kover buku Taaruf Forever cetakan pertamaDapatkan tips2 mengenal lawan jenis; mengetahui kelebihan dan memaklumi kekurangannya; serta memilih topik pembicaraan yang nyambung dan mengasyikkan. Karena setiap ciptaan-Nya pasti berharga, maka pahamilah setiap renik perbedaan antara kamu dan si dia. Insya’allah, dengan mengerti dan memaklumi si lawan-jenis, kita akan dapat menerima si dia “apa adanya” (segala kelemahan dan kekurangan), juga lebih memahami sisi-sisi baiknya. Selain itu, kita pun bisa mengenali diri sendiri.

Oleh karena itu, Baca lebih lanjut

Gratis sepuluh buku islami untuk Anda

Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba, saya (M Shodiq Mustika) bermaksud membagi-bagi buku islami secara 100% gratis. (Tujuh diantara sepuluh buku itu mengenai cinta.) Untuk mendapatkannya, lihat postingan terbaru saya di forum MyQuran.

Buku pertama Panduan pacaran islami segera terbit

Alhamdulillah, buku pertama Panduan pacaran islami segera diterbitkan dalam waktu dekat oleh Madania Prima (imprint Salamadani). Judulnya: Ayat-Ayat Mesra. (Semula, judulnya: “Mesra Tanpa Zina”.)

Baca lebih lanjut

Pacaran bukanlah seperti membuka buku sampai lecek dan lusuh

Sebagian orang menyatakan, “Pernikahan yang diawali dengan pacaran ibarat membeli buku yang dijadikan contoh (sample) dari jenis buku yang mahal.” Pernyataan analogis (pembandingan) itu sudah lama disuarakan, tapi hingga kini masih sering didengang-dengungkan oleh kelompok tertentu. Akibatnya, analogi tersebut menjadi mitos yang dipercayai kebenarannya, padahal menyesatkan.

Menyesatkan? Ya! Pernyataan mereka itu mengandung sesat-pikir (fallacy) lantaran pembandingan yang “pincang” dan “tidak relevan”. Baca lebih lanjut

Dzikir untuk Atasi Masalah Selingkuh

Berikut ini adalah kutipan naskah buku M Shodiq Mustika, Dzikir Cinta Islami, Bab 7, “Atasi Masalah Selingkuh”. Isinya: cara dzikir [1] supaya tidak selingkuh, [2] supaya suami atau kekasih anda tidak selingkuh, [3] supaya tiada lagi perselingkuhan.

7

Atasi Masalah Selingkuh

Hikayat Zulaikha-Yusuf

“Muda belia, gagah, dan tampan tiada duanya. Vaness Wu dan Ade Rai pun bukan bandingannya. …” Pariwara persuasif ini berkibar-kibar di atas gapura alun-alun. Dipajang di situ oleh Rahwana, sang pedagang budak.

Syahdan, tersedotlah tokoh-tokoh dunia komik ke tengah alun-alun. Paman Gober datang menawar. Yusuf, si budak ganteng, hendak dibarter dengan selembar kain kafan. “Pernah berusaha memiliki Mr. Universe merupakan kehormatan besar bagiku,” pikirnya.

“Satu juta Yen!” teriak Sin-chan di atas panggung sambil goyang ngebor, ngecor, ngekor. Tetapi pelelangan belum usai.

“Kutukar Yusuf dengan chip mikro-prosesor tercanggih seberat bobot dia!” sembur Richie Rich.

“Tidak!” tukas si cantik Zulaikha, istri Aziz. Yusuf adalah segalanya bagiku, batin wanita ini. “Kubayar dengan kilang-kilang minyak Sumatera, hutan-hutan kayu Kalimantan, dan gunung-gunung emas Papua,” ujarnya.

Kali ini, tawaran tak tertandingi. Maka, Yusuf diboyong ke istananya yang megah. Mirip aquarium.

Di aquarium sekokoh piramid itu, si Kucing Jelita membuka mata. Ia pun memasang umpan pada mata kail, pancing, jaring, pukat, dan segala macam jerat.

Namun, si Ikan Rupawan mengenali mana vaksin, mana virus. Dengan gesit, ia terus berenang di sela-sela perangkap.

Zulaikha tak kurang akal. Ia jebloskan Yusuf ke dalam kamar kostku.

Haaahhh? Kamar kostku? Mimpi ‘kali….

–Aisha Chuang,

Nikmatnya Asmara Islami

Baca lebih lanjut

Dzikir untuk Atasi Masalah Pertikaian

Berikut ini adalah kutipan naskah buku M Shodiq Mustika, Dzikir Cinta Islami, Bab 12, “Atasi Masalah Pertikaian”. Isinya: cara dzikir [1] supaya saling maaf, [2] supaya tidak enggan berdamai, [3] supaya manis/romantis kembali.

12

Atasi Masalah Pertikaian

Assalamu alaikum Ustadz

Ada seorang wanita yang sangat saya cintai, begitupun ia juga mengharapkan saya. Tapi ada beberapa hal yang selama ini mengganjal perasaan kami, saya khususnya.

Ustadz, saya sangat sayang sama dia. Saya sudah ngomong ke orangtuanya, saya bingung. Saat ini saya masih kuliah semester akhir. Saya ingin segera menikahi dia.

Selama ini, kalau kami bertemu selalu bertengkar. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi. Selama ini kami selalu bertengkar masalah pihak ketiga, banyak sekali orang yang suka sama dia. Ia suka melayani. Apa yang harus saya lakukan?

Makasih ustad.

Wasssalam,

Rizki Setiawan

Wa ‘alaykum salam, Rizki Setiawan.

Saat hendak mengetik jawaban ini, istri saya sedang duduk di dekat saya. Saya tanyai dia, “Dalam pengamatanmu terhadap kebanyakan orang, mana yang lebih sering terjadi: konflik sebelum ataukah sesudah nikah?” Baca lebih lanjut