Cerpen: Reuni Dua Sejoli

Reuni Dua Sejoli*
JawaPos, Minggu, 13 Desember 2009

BAGAIMANA cara bersembunyi dari sahabat-sahabat masa lalu? Kedatangan mereka rasanya lebih pahit ketimbang perpisahan yang hanya menyisakan kepedihan sesaat, namun lekas terlupakan begitu datang sejawat-sejawat baru. Andai kau tahu betapa kenyinyiran yang mereka bawa sebagai oleh-oleh telah membuat aku merasa semakin tidak sempurna sebagai laki-laki. Nyaris pada setiap kedatangan yang tak terduga itu, mereka seakan tiada bakal puas sebelum tuntas bertanya-tanya; Kenapa kau belum juga punya keturunan, kawan? Barangkali ada yang salah dengan pernikahanmu? Atau kau sedang mengidap semacam penyakit yang membuatmu tidak pernah mampu membuahi istrimu? Ah, jangan-jangan mereka memang sedang bersekutu untuk mempecundangi aku. Baca lebih lanjut

Iklan