Benarkah ta’aruf = pendekatan pranikah?

Kl ngikut 7 aturan d artikel “Fiqih Pacaran“, tu sih bkn pacaran,kl q nyebutny pendekatan sblm nikah (ta’arruf) gt. Ky’ny q g asing ma pmilik blog nie, p’nah liat nmany d tko bku, tlong kl unt hal ini jgn pke kata pacaran, ’pacaran’ terkesan unt acara senang2 j, bkn p’siapan unt nikah

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Boleh-boleh saja kau menggunakan istilah lain. Namun, karena kita berbicara di depan publik, marilah kita gunakan pengertian yang obyektif.

Secara etimologis (asal-usulnya), makna asli pacaran adalah persiapan nikah. Secara leksikal (kamus), makna baku pacaran adalah bercintaan dengan kekasih-tetap. (Lihat “Definisi & Bentuk Nyata Pacaran Islami“.) Secara sosiologis, istilah pacaran islami merupakan istilah yang paling favorit untuk aktivitas persiapan nikah bagi mayoritas pembaca blogku.

Aku sudah sering menjelaskan mengapa pakai istilah pacaran islami. Diantaranya adalah supaya mereka yang menyukai istilah pacaran tidak malah lari ke model pacaran jahiliyah.

Adapun makna ta’aruf adalah perkenalan. Tidak ada kamus bahasa Arab yang menyebut bahwa ta’aruf adalah pendekatan sebelum nikah. Tidak ada pula kitab tafsir yang menyebutkannya begitu.

Pembatasan ta’aruf untuk pranikah saja justru merupakan bid’ah. (Lihat “Taaruf, sebuah istilah yang asal keren?” dan “Awas! Taaruf praNikah = Bid’ah Sesat!!!“)

Oh ya, aku adalah seorang penulis buku. Wajarlah bila kau pernah menjumpai namaku di toko buku.

Iklan