Cara ungkapkan rasa cinta pada akhwat

Pak, saya mau tanya?? Bagaimana cara mengungkapkan rasa cinta pada akhwat yang satu organisasi dengan saya. Akhwat yang saya cintai itu orangnya pendiam, sangat syar’i dan agak tertutup terhadap ikhwan. Saya bingung bagaimana cara mengungkapkan perasaan saya terhadapnya, saya mencintainya dan insyaallah saya mencintai karena Allah dan menurut saya mencari akhwat seperti dia sangat sulit, dia insyaallah akhwat yabg saleha dan baik.. saya sebenarnya sudah berusaha untuk mendapatkan perhatian darinya seperti saya sering sms dia tapi kadang2 g’ d bales…. Oy, pak menurut bapak maksud sms yang isinya: “ya rabb pertemukanlah hamba dengan saudaraku ini di syurgaMu.” soalnya saya pernah di sms sama dia sebenarnya panjang sih tapi yang saya ingat hanya itu… tolong di jawab ya pak>….. terrimakasih

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Ya, memang pengungkapan cinta kepada “akhwat” itu memerlukan penanganan tersendiri yang lebih cermat. Kehati-hatian ekstra dibutuhkan. Salah sedikit saja bisa berantakan segalanya.

Sungguhpun demikian, kamu tak usah berkecil hati. Kamu sudah biasa berkomunikasi dengannya. Ini merupakan modal yang sangat berharga. Sebab, dari situlah kamu bisa mengenali gaya dia dalam mengungkapkan perasaannya.

Tirulah pola yang menjadi kebiasaannya itu. Tentu tidak harus sama persis, tetapi dekatilah gaya ekspresinya.

Kalau memang dia pendiam dan sangat tertutup, mungkin memang begitulah gaya dia dalam mengekspresikan berbagai perasaannya. Namun, itu bukanlah persoalan besar. Bukankah dia bisa kirim SMS yang lumayan panjang?

Besar kemungkinan, dia lebih suka ekspresi simbolis nonverbal daripada ungkapan kata-kata yang panjang lebar atau pun berbunga-bunga. Ekspresi simbolis yang dia sukai itu bukan yang “klise” (yang maknanya terlalu gamblang), seperti “sekuntum mawar merah”, kado bersampul merah jambu (pink), dan sebagainya. Cukuplah kau menaruh perhatian yang sedikit lebih besar daripada perhatian dari ikhwan-ikhwan yang terdekat dengannya, tetapi lakukanlah secara kontinyu.

Kalau pun menggunakan ekspresi verbal, gunakanlah kata-kata yang bermakna mendalam. Padat tapi berisi. Namun, jangan terlalu puitis. Bahasa yang berbunga-bunga mungkin justru membuat dia takut.

Mengenai makna ungkapan kata-katanya itu… hmm… supaya lebih jelas, kukutip kembali di sini, “ya rabb pertemukanlah hamba dengan saudaraku ini di syurgaMu.”. Yang pasti, itu merupakan pertanda bahwa ada bibit-bibit cinta di hatinya terhadap orang yang dia sebut “saudaraku” itu. Sebab, “penyatuan kembali” merupakan salah satu bagian dari hakikat cinta sejati. (Semua pencinta sejati pasti merindukan penyatuan kembali dengan kekasihnya, terutama di akhirat.)

Memang, aku belum tahu sudah seberapa mekar bibit-bibit itu berkembang. Namun aku yakin, kamu berpeluang besar untuk menyuburkan bibit-bibit cinta itu. Mau tahu caranya? Silakan petik pelajaran dari artikel “Konsultasi: Cara PDKT ama akhwat aktivis“.

Demikianlah saranku kali ini. Semoga Allah Sang Maha Penyayang memberkahi ikhtiarmu ini. Aamiin.

Iklan