Bila wanita mau meminang pria yang disukainya

Saya 37 tahun, mau tanya…. sudah hampir 4 th ini saya suka sama ikhwan yang saya anggap agamanya baik dan sepertinya dia juga ada “rasa” dengan saya. dulu dia tinggal 1 kampung dengan saya (dia ikut pamannya) tetapi sekarang dia pulang kampung.yang ingin saya tanyakan.. boleh gak saya mengkhitbah dia dengan tujuan saya ingin menghindari zina karena saya selalu ingat dia terus… cuma yg jadi ganjalan saya.. sepertinya dia menghindari saya dan kalau dia ditanya orang (saudara saya) dia selalu jawab.. “saya sayang dan cinta sama siapa saja itu karena Allah,” gimana nih pak shodiq, mohon jawaban ya….

Jawaban M Shodiq Mustika:

Wanita boleh berinisiatif lebih dahulu meminta nikah dengan pria yang disukainya. Siti Khadijah r.a. dan beberapa wanita shahabat Rasululullah saw. pernah melakukannya. Silakan… kalau memang sudah yakin, mungkin lebih baik kau utus seorang pria familimu (yang cukup berwibawa) untuk mengutarakan niatmu ini kepada si dia. Insya’Allah kau akan mendapat jawaban terbaik darinya.

Menanggapi jawaban singkat tersebut, sang penanya berkonsultasi lagi:

pak shodiq, kalau jawaban dia masih tetap saja ngambang (tidak menerima dan tidak menolak – semua diserahkan sama Allah swt ;red) gimana pak karena selama ini dia setiap kali ditanya perasaannya tentang saya selalu itu jawabannya dan dia juga selalu bilang bahwa dia sayang dan cinta sama siapa saja itu karena Allah , sedangkan saya suka / cinta ke dia itu karena nafsu.. padahal kan kita tidak tahu to pak jodoh kita kelak itu siapa, lalu gimana pak ?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Gunakan bahasa “laki-laki”: gamblang, eksak, to the point, yang jawabannya hanya berupa “ya” atau “tidak”. Istilah “sayang” atau “cinta” memang bisa terlalu umum. Tapi kalau istilah “suami-istri” atau “nikah”, misalnya, tentu tidak umum lagi.

Akhirnya, walaupun jawaban barusan lebih singkat lagi, ternyata sang penanya sudah merasa cukup:

Terimakasih pak shodiq untuk jawabanya. mohon doanya semoga Alloh SWT membukakan jalan untuk saya, amin.