Konsultasi: Agar tak kecanduan ciuman pacar

ass……….. pak ustazd …..saya mau nanya gmn caranya setiap kencan sama doi kami g mlkukn hal-hal yang dlarang…… spt kami ktgihan ……..spt pegangn tangn n ciuman…… gmn caranya spy lepas dr itu smua……. mksch banyak sblumnya.

Saran dari M Shodiq Mustika:

1) Sadarilah indahnya pacaran tanpa mendekati zina.

2) Jangan berduaan, kecuali bila ada yang mengawasi secara ketat, yang mencegah kalian untuk ciuman dsb.

3) Walau telah terawasi ketika bertatap muka, bersiagalah untuk mengerahkan jurus-jurus penangkal zina.

4) Sertailah ikhtiar-ikhtiar tersebut dengan shalat yang lebih khusyuk dan dzikir yang relevan, misalnya: “Fa innallâha lâ yu-dhî‘u ajral muhsinîn.” (Karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.) (QS Hud [11]: 115) Mengenai hal ini, berikut ini kutipan dari naskah buku M Shodiq Mustika Doa & Zikir Cinta (diterbitkan oleh Qultum Media pada pertengahan bulan ini, insya’Allah).

Supaya Tidak Mendekati Zina Lagi

Dari Ibnu Mas’ud r.a. dikabarkan, sesungguhnya ada seorang lelaki mencium seorang perempuan [bukan istrinya, bukan muhrimnya]. Lalu dia datang kepada Nabi saw. dan diberitakannya hal itu kepada beliau. Kemudian diturunkan oleh Allah ayat yang maksudnya: “Dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan sebentar dari malam hari. Sesungguhnya [pahala] kebaikan [seperti shalat] menghilangkan [dosa] keburukan [seperti ciuman itu].” (QS Hud [11]: 114) Lelaki itu bertanya, “Ya Rasulullah! Apakah [fatwa] ini untuk saya saja?” Jawab Nabi saw., “[Fatwa ini berlaku] bagi semua umatku.” (Shahih Bukhari, hadits no. 298)

Hadits tersebut menjelaskan bahwa shalat dapat menghapus dosa perbuatan “mendekati zina” seperti ciuman dengan si dia yang tidak terikat dalam hubungan pernikahan. Selain fungsi tersebut, shalat pun dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan demikian, shalat pun membuat kita tidak mendekati zina lagi.

Masalahnya, shalat kita biasanya tidak sepenuhnya khusyuk. Akibatnya, fungsi tersebut kurang terpenuhi. Walau sudah bershalat, mungkin kita masih tergoda untuk mendekati zina. Untuk mengatasinya, kita dapat berdzikir dengan menyebut nama Allah yang relevan dengan persoalan ini.

Dari ayat yang disebut pada hadits Ibnu Mas’ud di atas, lanjutannya adalah sebagai berikut. “… Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat [berdzikir]. Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS Hud [11]: 114-115)

Atas dasar itu, supaya tidak mendekati zina lagi, kita dapat mengucap dzikir: “Fa innallâha lâ yu-dhî‘u ajral muhsinîn.” (Karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.) (QS Hud [11]: 115)

4 responses

  1. i’m coming back..😀 pakabar mas shodiq?
    saya teringat formula seorang teman tempo doeloe:
    ” jika loe dapetin tangannya maka loe pasti dapetin bibirnya, jika loe dapetin bibirnya, loe pasti dapetin %%******-nya..” (maaf saya sensor sendiri, maksudnya adalah berzina)

    “itu rumus mati pacaran, setelah loe dapetin, loe musti pinter2 ngerayu die supaya nangisnye cepat berenti, yakinin kalo loe bertanggung jawab, abis itu terserah loe..”

    menurut saya itulah fenomena dan fenomena setiap zaman pada mereka yg kurang memahami tanggung jawab birahi…

    btw anyway: ini tulisan baru saya: http://masbadar.wordpress.com/2008/08/06/aneh-ada-4-jenis-manusia-yg-sudah-dilahirkan-ke-dunia-ini/

    ah, untuk blogger-blogger karawang-jabar: ada undangan untuk anda2 sekalian: dalam rangka kampanye sehat, bike to work, hemat bbm, anti-globalg warming, dalam rangka hari pemuda dan ultah kota karawang: ikutilah: http://masbadar.wordpress.com/2008/07/31/ika-fun-bike-2008-karawang-kampanye-sehat-dan-hemat-berhadiah-motor-pc-tv-hp-dll/

    Tanggapan Admin:
    Formula “seorang teman tempo doeloe” itu sangat subyektif, tidak sesuai dengan realitas obyektif. Kami memilih melihat hasi pengamatan ilmiah yang obyektif.

  2. pak ustad saya mau tanya… saya sudah seperti orang yg tidak punya iman lagi.. saya sudah berjanji untuk tidak “melakukan” lagi tapi tetap saja balik lagi berbuat “itu”. mohon petunjuk nya agar saya bisa menjaga atau menahan rasaingin “itu”. terimakasih sebelumnya. (mohon balas ke email saya)
    terima kasih.

    • kalo aku. bisa sarankan .sebaiknya mba’ jangan bertemu orang itu lagi dan gantilah teman-teman kamu .cari anak-anak tarbiyah insya allah mba’akan terbebas dari hal itu.

  3. Ping-balik: tips dapetin cewek « Blognya Adheputra

Komentar ditutup.