Apakah penyesalan ini terlambat?

Tanya:

Ass. ustadz. Saya sedang menghadapi masalah percintaan dimana dlm kasus ini saya yang bersalah.Kami sdh pacaran selama 7 th, dan saya sering menyakiti hatinya dengan wanita lain.Sekarang pd saat dia sdh tdk tahan dan pgn menyendiri,saya merasa sangat kehilangan.Pdhl sebentar lagi kami masuk dlm tahap lebih serius yaitu menikah.Lalu skrg ini saya hanya bisa berdoa dan meminta pada Allah supaya saya diberi kekuatan untuk bisa berubah jadi lbh baik (baik dari segi duniawi dan akherat) dan dpt sesuai dg keinginannya.

  1. Apakah penyesalan saya ini terlambat?
  2. Apakah Allah akan memberi kesempatan pd saya untuk mendekatkan dia pd saya?
  3. Saya sdh berusaha untuk pasrah, tp apakah saya salah kl saya diberikan kesempatan yang terakhir? 
  4.  Kira2 doa apa yg mampu membuat saya lbh tenang lg?

Terima kasih.Wassalam.

Jawab:

Waalaikumsalam.

  1. Mungkin sudah terlambat dalam hal tertentu, tapi masih belum terlambat dalam hal lain. Maksudnya, Anda mungkin sudah terlambat dalam mempertahankan jalinan cinta-kasih dengannya. Namun Anda masih belum terlambat untuk bertobat. Karena Allah maha pengampun dan maha penerima taubat. Anda masih berpeluang menjalin hubungan cinta-kasih yang lebih indah dengan wanita lain.
  2. Yang pasti Allah selalu memberi kesempatan kepada kalian untuk bergerak menuju ke arah yang lebih baik. Bila memang yang terbaiknya untuk kalian bersatu kembali, pasti Allah akan membukakan jalannya. Maka berdo’alah pada-Nya untuk memohon yang terbaik bagi kalian berdua.
  3. Tidak salah bila Anda meminta diberikan kesempatan terakhir, tapi tidak salah pula bila dia menolak memberi kesempatan lagi. Akuilah  segala kesalahan yang pernah kau perbuat padanya, lalu mohon ampunanlah pada Allah dan mohon maaflah dengan sebenarnya padanya serta bertekad tak akan mengulangi kesalahan itu lagi. Baik pada wanita yang pernah kau sakiti itu, maupun pada wanita lain.
  4.  Banyak sekali do’a yang tenangkan jiwa, terutama do’a dalam salat. Karena do’a dalam salat itu do’a yang paling dikabulkan. Selain itu, yang bisa membuat dirimu tenang adalah seperti yang disebutkan dalam ayat al-Qur’an, “Ala bi Dzikrillahi Tathmainnul Qulub.” Artinya, hanya dengan mengingat Allahlah, hatimu akan menjadi tenang. Jadi, senantiasalah berdzikir atau mengingat Allah.

2 responses

  1. Assalamualaikum wr wb

    kalo boleh ikut sumbang opini, please give her a minute

    kalo mas ada di posisi dia, yg selama 7 th seringkali disakiti, mungkin g akan semudah itu juga mas akan kasih kesempatan lain…
    ketika seseorang sedang kecewa, dia butuh waktu juga bwt menenangkan dirinya sendiri…untuk berpikir jernih dan mengambil keputusan

    Itu semua sudah terjadi, dan kita harus berani menerima konsekuensi dari perbuatan kita, walaupun akan sangat berat, dan jauh lebih lebih sulit dalam pelaksanaannya, tetap kita harus coba dijalani, insya Allah, Allah akan bukakan “pintu” lain untuk mas

    paling tidak, ada pelajaran berharga yg bisa mas petik di sini kan?
    dan saya rasa, ditambah tindakan mas dgn bertobat dan ingin lebih mendekatkan diri pada Allah, mas sudah melakukan antisipasi dgn tepat dan benar…

    kalau seandainya dia masih mau memberikan kesempatan, maka bersyukurlah dan jangan lupa utk menjaga amanah itu

    wassalam

  2. assalamulaikum wr.wb.
    kehilangan orang yang kita sayang emang menyakitkan,apalagi dia selalu mengisi hari-hari kita. masalah yang kita hadapi hampir sama mas,cuma bedanya saya baru 2th menjalin hubungan, dan dia meninggalkan saya bukan karena ada masalah pihak lain, melainkan karena selama beberapa bulan sebelum kita berpisah dia sudah merasa bosan dan mengalami tekanan batin selama beberapa bulan itu.
    sekarang setelah dia pergi saya baru merasakan betapa berharganya dia buat saya, saya sangat bingung antara melupakannya atau terus berdoa dan menunggunya berharap dia mau membuka hatinya lagi……..
    atas saran dari seorang yang lebih mngerti agama daripada saya, saya disarankan untuk melupakannya, tapi kalau saya masih berat hati, disarankan untuk sholat istikharoh, minta petunjukNya,kalaupun dia bukan jodoh saya pasti akan diberi jodoh lain yang lebih baik darinya, seandainyapun dia jodoh saya pasti akan dibukakan jalan buat kita bersatu dalam ikatan pernikahan….
    semoga mas masyhar diberikan yang terbaik oleh Allah SWT.
    AMIN

Komentar ditutup.