Asmara dalam Dakwah

20 Juli 2008

Sebelum menikah dengan Abu Thalhah, Ummu Sulaim adalah seorang janda muda yang mempesona. Tak sedikit pria yang jatuh hati kepadanya dan ingin menjadi suaminya. Seorang di antara mereka ialah Abu Thalhah, pria yang gagah, berbudi luhur, dermawan, dan kaya-raya. Bahkan, ia orang terkaya di Madinah pada waktu itu.

Dengan kekayaannya, Abu Thalhah mampu menawarkan maskawin yang lumayan besar. Namun, Ummu Sulaim menolak. Abu Thalhah penasaran. Ditawarkannya maskawin yang lebih besar. Tapi masih ditolak. Ditawarkannya lagi maskawin yang jauh lebih besar, tapi lagi-lagi ditolak.

Abu Thalhah kian penasaran. Apakah Ummu Sulaim membenci Abu Thalhah? Tidak. Ummu Sulaim suka banget alias cinta kepadanya! Lantas, kenapa lamarannya dia tolak?

Kepada Abu Thalhah, Ummu Sulaim menerangkan: “Demi Allah! Takkan ada wanita yang menolak lamaran pria seperti kau ini, wahai Abu Thalhah! Cuma sayangnya, kau masih kafir, sedangkan aku muslimah. Tidak halal bagiku menikah denganmu. Namun kalau kau masuk Islam, maka itulah maskawinku, dan aku tidak meminta yang lain.”

Tsabit al-Banani berkata: “Aku sama sekali belum pernah melihat seorang wanita yang lebih mulia maskawinnya daripada maskawin Ummu Sulaim.” (Lihat Shahih Sunan an-Nasa’i, kitab Nikah, hadits no. 3133)

Akhirnya, pasangan tersebut tergolong sahabat Rasulullah SAW yang paling menonjol, pahlawan yang pemberani, dan tulus ikhlas dalam berkorban di jalan Allah. Demikianlah contoh yang luar biasa mengenai bagaimana asmara pranikah tidak mencemari dakwah, tetapi justru menguatkannya.

Entry Filed under: Jodoh Ideal, hubungan cinta, islam. Tag: , , , .

4 Comments Add your own

  • 1. akokow  |  21 Juli 2008 at 09:28

    Cerita yang sederhana namun menyentuh..

    Balas
  • [...] Asmara dalam Dakwah [...]

    Balas
  • 3. si bolang  |  22 Juli 2008 at 21:21

    yap betul, dakwah bisa dimana aja dan untuk siapa aja…

    Balas
  • 4. Dedy  |  19 Agustus 2008 at 20:30

    Bagiku ini adalah bukti bila kita mencari akhirat (dakwah), maka kita juga akan mendapatkan duniawi, seperti yang dilakukan oleh Ummu Sulaim.

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


buku panduan doa & zikir untuk atasi segala masalah cinta cara cerdas mendapatkan jodoh ideal
Klik di sini untuk terima entri-entri terbaru Muslim Romantis via eMail
© 2008-2009 M Shodiq Mustika. All rights reserved.
Dilarang menyalin isi blog ini, kecuali bila diizinkan.

RSS Entri Terbaru

Entri Populer

Kata Kunci Utama

Abu Syuqqah akhwat anak asmara bahagia bercinta berita buku cinta dakwah doa doa & zikir cinta dosen Fiqih Pacaran gaya pacaran harta Ibnu Hazm ikhtiar ilmu islam istikharah cinta istri jodoh karier keluarga kemiskinan konsultasi mendekati zina pacar pacaran pacaran islami penulis pernikahan poligami pranikah putus cinta romantis rumah tangga rumahtangga spiritual suami sukses sunnah Nabi Syifa zina

Kategori Entri

Arsip Bulanan

.

RSS Agama Islam

RSS Cinta Hakiki

RSS Hubungan Pria-Wanita

RSS Pengembangan Diri

Taut Relevan

Komentar Terbaru

Meta